Sunday, February 16, 2014

Kucing Muntah Berbusa dan Cara Mengatasinya

Muntah-muntah merupakan masalah yang paling umum terjadi pada kucing, khususnya pada kucing ras seperti kucing persia dan kucing anggora. Terdapat macam-macam muntahan pada kucing, ada yang muntah bulu, muntah rumput, muntah makanannya dan lain-lain. Namun muntah-muntah seperti itu tidak terlalu bahaya bagi kesehatan sikucing.

Lalu bagaimana dengan kucing yang muntah berbusa? Kucing yang muntah berbusa biasanya disertai muntah cairan warna kuning atau putih. Jenis muntah seperti ini sangat berbahaya jika kucing dibiarkan saja dan tidak segera di obati. 

Jika kucing Anda muntah berbusa dan juga kucing tidak mau memakan apapun, maka Anda bisa membawanya ke dokter hewan terdekat. Jika rumah Anda tidak tahu dimana lokasi dokter hewan, atau jika Anda tidak punya uang banyak untuk membayar dokter hewan, cobalah baca ebook cara mengatasi kucing muntah yang ada di www.kucingmuntah.com
 
Ebook cara mengatasi kucing muntah tersebut berisi informasi cara mengobati kucing yang muntah-muntah, seperti muntah berbusa putih, muntah cairan berwarna kuning, muntah berwarna hijau, kucing muntah cacing, dan sebagainya. 
 
Tutorial didalamnya sangat detail dan disertai banyak screenshot/foto yang memudahkan pembaca. Penjelasan sangat langkah demi langkah dan tata bahasanya mudah sekali untuk dipahami. Jika kucing Anda muntah berbusa, saya sangat merekomendasikan Anda untuk membacanya sebagai bantuan untuk mengobati kucing agar bisa tertolong dan sehat kembali.
 
Saya rasa harga ebook Kucing Muntah ini sangat murah sekali jika dibandingkan dengan biaya dokter hewan. Ebook tersebut telah membantu menyelamatkan kucing saya yang sempat muntah-muntah berbusa sebulan yang lalu. Saya sangat beruntung sekali karena keburu menemukan solusinya sebelum sakit si kucing tambah parah.

Saturday, February 15, 2014

Mengatasi Kucing Yang Muntah Makanannya

Pemilik kucing sering kali menyalahkan makanan ketika kucing muntah-muntah. Akan tetapi hal ini tidak terlalu salah, karena memang ada keterkaitan antara kucing yang muntah-muntah dengan apa yang dimakannya.

Kucing Muntah Makanannya

Kucing Muntah Makanannya

Kucing yang memuntahkan makanannya sesaat setelah selesai makan, biasanya diakibatkan karena kucing makan terlalu cepat. Kucing yang makan terburu-buru biasanya jarang mengunyah makanan dengan baik dan langsung menelannya. Akibatnya dalam perut kucing bisa kembung dan kucing memuntahkan makannya karena merasa mual.

Selain itu, kucing yang memakan makanan jenis baru dan kurang sesuai dengan selera si kucing juga bisa menyebabkan kucing memuntahkan makanannya. Kadang ketika kucing menerima makanan baru, diperlukan penyesuaian hingga sikucing jadi terbiasa.

Agar kucing tidak memuntahkan makanannya, berilah si kucing makanan dengan porsi kecil-kecil dan sedikit demi sedikit. Jika Anda memberikan kucing makanan baru, berilah secara bertahap selama beberapa hari dan campur makanan baru dengan makanan yang biasa dimakan kucing.

Jika kucing Anda muntah-muntah selain memuntahkan makanannya, misalnya muntah cairan berwarna kuning, muntah berbusa/muntah berbuih, mencret dan tidak mau makan selama beberapa hari, maka Anda harus segera mengobatinya.

Jika Anda tidak tahu bagaimana cara mengatasi kucing yang muntah-muntah, saran saya bacalah ebook Kucing Muntah. Ebook kucing muntah adalah ebook yang berisi informasi mengenai cara mengatasi kucing yang muntah-muntah secara alami tanpa menggunakan obat. Ebook tersebut telah membantu kucing saya sembuh dari muntah-muntah.

Tips Mengatasi Anak Kucing Muntah-Muntah

Anak kucing memang rawan sekali tertular oleh penyakit, baik itu tertular dari kucing lain ataupun karena lingkungan kucing yang kurang baik. Salah satu yang paling sering terjadi adalah penyakit kucing yang dintandai dengan munta-muntah dan tidak mau makan.

Jika kucing Anda yang muntah-muntah dibiarkan atau tidak mendapatkan penanganan yang benar, bisa saja kucing Anda meninggal karena tidak sanggup bertahan dari penyakit tersebut. Jadi sangat disarankan bagi Anda yang memiliki anak kucing yang muntah-muntah untuk segera diobati.

Anak kucing yang muntah-muntah bisa disebabkan berbagai faktor. Misalnya dulu anak kucing milik paman saya pernah muntah cairan kuning agak keputihan dan muntahnya berbusa/berbuih, jika anak kucing Anda muntah-muntah seperti itu, maka kemungkinan besar kucing Anda mengalami penyakit hati (liver).

 Ilustrasi Anak Kucing Muntah-Muntah

Jika anak kucing Anda muntah-muntah terus dan tidak mau makan, Anda harus segera mengatasinya, karena jika tidak, anak kucing tersebut sakitnya bisa tambah parah. Jika Anda tidak tahu bagaimana cara mengobatinya, saya rekomendasikan Anda untuk membaca ebook Kucing Muntah (Ebook cara mengobati kucing yang muntah-muntah) yang ada di website www.kucingmuntah.com.

Itulah informasi mengenai tentang anak kucing yang suka muntah-muntah, semoga bermanfaat.

Penyebab Kucing Muntah-Muntah & Tips Cara Mengobatinya

Apakah kucing Anda pernah muntah-muntah ?

Penyebab kucing muntah-muntah sangatlah bervariasi, tergantung dari gejala yang terlihat. Berikut ini adah beberapa penyebab umum kenapa kucing mengalami muntah-muntah:
  • Kucing makan terlalu terburu-buru
  • Kucing memiliki suatu alergi
  • Kucing memiliki masalah pencernaan
  • Kucing mengalami gangguan metabolisme
  • Kucing mengalami penyakit hati (liver)
  • Kucing memiliki tumor atau kanker
  • Kucing mengalami cacingan, dll.

Kemudian dokter hewan akan memeriksa suhu tubuh, denyut nadi, laju pernafasan, melihat mukosa tubuh, kemudian akan mengambil sampel tinja dan muntahan si kucing. Semua hal tersebut bertujuan untuk menentukan diagnosa yang tepat penyebab muntah pada si kucing.

Jeni-jenis Muntahan Kucing:
  • Jika muntah kucing berupa lendir yang berlebih maka kemungkinan adanya radang di dalam usus.
  • Jika muntahan kucing berisi sisa-sisa makanan, maka kemungkinan adanya keracunan makanan atau mungkin makanan yang berlebih.
  • Jika muntahnya cairan empedu maka kemungkinan kucing Anda menderita adanya inflamasi usus atau bisa juga menderita pankreatitis.
  • Jika muntah berisi darah merah maka kemungkinan adanya masalah ulserasi di lambung.
  • Jika muntah berisi darah berwarna coklat maka kemungkinan terjadi masalahnya ada di usus.
  • Jika muntah di karena obstruksi di kerongkongan maka tonsil akan membengkak.
  • Jika kucing muntah kuning dan berbusa maka kemungkinan kucing mengalami penyakit pada hati.

Pengobatan pada kucing yang muntah harus disesuaikan dengan penyebabnya. Namun pemberian terapi empirik dengan Antibiotik dan anti emesis untuk tindakan pertolongan pertama biasanya sangat dianjurkan. Kemudian untuk pemeriksaan lebih lanjut segeralah di bawa ke dokter hewan terdekat untuk mengetahui penyebab pasti gejala muntah pada kucing kita.

Jika Anda ingin mengobati kucing yang muntah-muntah dan Anda tidak mau pergi ke dokter hewan, saya sarankan Anda untuk membaca ebook Kucing muntah yang ada di situs www.kucingmuntah.com. Ebook tersebut berisi panduan cara mengobati kucing dengan menggunakan bahan-bahan alami tanpa menggunakan obat-obatan.

 Sedang bersama 2 ekor kucing saya

Dulu kucing saya juga sempat muntah-muntah, muntahnya kuning, berbusa/berbuih dan tidak mau makan, namun berkat ebook tersebut kini kucing saya sudah sehat kembali.